Penjelasan, Manfaat, dan Contoh Internet of Things

IoT adalah singkatan dari Internet of Things. Istilah ini muncul sejak beberapa tahun yang lalu sejak perangkat elektronik mulai memiliki kemampuan untuk dapat dikendalikan dari jarak jauh.Pada artikel ini, saya akan membahas dan memberikan penjelasan Internet of Things, manfaat, beserta contoh perangkatnya yang telah beredar diantara kita.



Jaman dahulu, Internet adalah hal yang baru dan sangat seru. Biaya yang dikeluarkan untuk menggunakan Internet pun tak murah. Kini, dengan membeli voucher kuota Internet seharga 30 ribuan, semua orang dapat mengakses Internet tanpa kesulitan.

Sebagian orang mengira bahwa perangkat elektronik yang dapat terhubung ke Internet adalah smartphone, tablet, desktop pc, dan laptop saja. Padahal tidak, kini Anda dapat menjumpai kulkas, TV, dan konsol game canggih yang bisa terhubung ke Internet.

Kalau hanya mampu terhubung ke Internet dan terhubung satu sama lain, perangkat tersebut tidak termasuk dari bagian Internet of Things.

Perangkat-perangkat elektronik yang dijual di seluruh dunia kini telah memiliki kemampuan tambahan, yakni sensor. Sensor membantu fungsi perangkat untuk melaksanakan tugasnya dengan mengenali kondisi lingkungan sekitar.

Contohnya adalah sensor pada mobil yang membantu pengendara untuk terhindar dari tabrakan ketika sedang memarkir.

Kini perusahaan-perusahaan mobil berlomba untuk membuat mobil yang dapat memarkir dirinya sendiri.

Internet of Things adalah suatu konsep yang bertujuan untuk menghubungkan perangkat yang memiliki switch ON/OFF terhadap Internet. Hubungan antar perangkat ini diproses dan diolah di sistem cloud computing.

Tren Internet of Things adalah tren dimana seluruh perangkat saling bertukar data dan informasi untuk memudahkan aktifitas manusia. Apapun aktifitasnya, perangkat-perangkat di sekitar kita saling bekerja tanpa lelah dan tepat waktu. Sistem yang telah dibangun di dalam perangkat tersebut menjadikan semua proses yang dilakukan tepat waktu. Sehingga nanti, semoga tidak ada lagi yang istilahnya “ngaret”.

Manfaat Internet of Things untuk Manusia

#1 Semakin mudah menemukan informasi

Internet of Things menjadikan setiap perangkat dapat saling berbagi informasi dan data. Konsep ini tidak hanya berlaku untuk perangkat yang sama jenisnya. Contohnya, smartphone dapat terhubung dengan komputer desktop untuk mengirim file, smartwatch dapat mengirim foto ke televisi, dan mungkin saja sepeda yang Anda gunakan sehari-hari akan dapat mengirimkan data rute yang telah Anda tempuh ke smartphone Anda.

#2 Perangkat dikendalikan oleh perangkat

Selain itu, setiap perangkat juga dapat dikendalikan secara remote melalui perangkat yang lain. Sehingga tidak lama lagi, smartwatch Anda akan mampu menonaktifkan kunci keamanan rumah setiap kali Anda pulang.

Apakah konsep Internet of Things masih tampak sebagai hal yang mustahil? Sepertinya tidak. Menurut Forbes, sebuah perusahaan analis Gartner mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan ada sebanyak 26 milyar perangkat yang saling terhubung.

#3 Mengurangi terjadinya ‘human error’ pada kinerja sistem

IoT bukan hanya menjadikan beban biaya dan resiko dalam membangun dan menggunakan teknologi menjadi ringan. Namun, IoT membuat sistem bekerja sendiri dalam mengelola perangkat apapun. Sehingga keterlibatan manusia diperkecil untuk menghindari terjadinya ‘human error’. Faktor kesalahan manusia adalah angka pendukung terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hal ini menjadikan Google memiliki ide untuk membangun mobil otomatis.

#4 Sistem bekerja sendiri tanpa mengenal waktu

Seluruh perangkat yang memiliki kemampuan saling bertukar informasi akan mampu bekerja tanpa mengenal lelah layaknya manusia. Hal ini menjadikan pekerjaan yang dilakukan akan selesai sesuai prosedur dan ekspektasi waktu. Lain halnya jika pekerjaan diberikan kepada manusia yang sering melakukan penundaan. Contohnya, petugas satpam tidak mampu memonitor seluruh ruangan di dalam gedung sesempurna sebuah sistem sensor keamanan yang selalu aktif.

#5 Manusia berfokus pada pekerjaan, bukan alat

Sebagai seorang ahli IT, saya seringkali menghabiskan waktu untuk berpindah-pindah perangkat dalam menyelesaikan pekerjaan. Ini adalah aktifitas yang sangat menghabiskan waktu. Perangkat yang dapat saling bertukar informasi akan memudahkan pekerjaan sehingga saya dapat lebih berfokus pada pencapaian target. Contohnya, apabila laptop yang saya gunakan dapat mengirimkan file pekerjaan ke perangkat tablet secara otomatis, saya tak perlu repot-repot dari kantor kembali ke rumah jika terlupa membawa laptop.



Contoh Internet of Things

#1 Sistem otomatis untuk di rumah dengan WeMo

Perusahaan Belkin memiliki produk home automation system, WeMo yang ditujukan agar Anda dapat mengendalikan perangkat switch, lampu LED dan, sensor gerakan melalui aplikasi smartphone dan browser. Anda dapat mematikan lampu dirumah jika Anda terlupa ketika telah berada di kantor. Anda juga dapat mematikan perangkat lain yang terhubung dengan produk-produk WeMo ini.

Mari kita simak video review WeMo oleh Dom Esposito di bawah ini.

#2 Sistem keamanan rumah, Canary

Sebuah sistem keamanan rumah, Canary telah memberikan bukti bahwa Internet of Things dapat berguna untuk memberikan rasa aman. Sistem ini dapat mengenali perubahan-perubahan di rumah Anda seperti, kualitas udara, gerakan, suara, suhu, dan getaran. Wow!

canary home security system

Canary: CNET

Aplikasi mobile Canary akan memberi Anda notifikasi setiap kali ada perubahan tersebut. Anda dapat langsung melihat apa yang sedang terjadi dengan adanya kamera video HD di sistem ini.

Danny Winget telah melakukan review Canary, lho. Mari kita saksikan videonya.

#3 Mother, menjaga anak dan rumah Anda

Mother adalah sebuah sistem keamanan yang terdiri dari sebuah perangkat utama (Mother) dan beberapa perangkat tambahan lain (Motion Cookies). Motion Cookies adalah sebuah sensor yang dapat ditempelkan ke suatu objek maupun manusia. Anda dapat mendeteksi dan menganalisa gerakan pada sensor, mengukur suhu sekitar, dan mengetahui keberadaan sensor ini. Aplikasi SenseBoard akan membantu Anda untuk memonitor seluruh aktifitas Motion Cookies menggunakan perangkat tablet, smartphone, maupun komputer.

mother sense

Mother Sense: Youtube

Yuk kita simak video review Mother oleh CNET berikut ini.

Tidak ada gading yang tak retak. Konsep Internet of Things masih menjadi suatu kontroversi. Banyak pihak berpendapat bahwa aliran data dan informasi yang banyak ini membutuhkan tempat penampungan yang sangat besar. Sudah pasti, akan ada pembangunan sebuah server raksasa untuk mewujudkannya.

Selain itu, banyaknya aliran data pribadi yang bersifat rahasia mengundang para hacker untuk membobol data tersebut.

Seluruh perusahaan perangkat elektronik yang berniat membangun produk mutakhir harus mengeluarkan biaya ekstra untuk tambahan keamanan perangkat. Anda tidak mau jika seseorang membobol kamera pengawas dirumah Anda dan melihat aktifitas yang Anda lakukan, bukan?

Image Courtesy: Gizmodo