9 Trik Rahasia Cara Setting Windows 10 untuk Gaming

Kendala terberat oleh gamer konsol adalah controller/’stick’ yang sering rusak. Sedangkan kendala terberat pada gamer PC adalah spesifikasi komputer yang pas-pasan tapi kepengen bermain game kelas berat. Selain meng-upgrade komputer, mengganti laptop, apalagi ya solusi supaya tidak ‘lag’ saat bermain game? Tahukah Anda bahwa ada banyak cara setting Windows 10 untuk gaming yang bisa Anda coba.



#1 Perbaharui Driver PC Anda

Driver adalah software paling penting pengguna PC, selain software sistem operasinya tentu. Setelah menginstall OS, Anda diharuskan menginstall driver, bukan?

Diantara beberapa driver yang ada, driver kartu grafis yang peling menentukan kepuasan bermain game PC.

Rutin mengelola driver kartu grafis adalah salah satu langkah penting saat setting Windows 10 untuk gaming.

Perbaharui driver kartu grafis Anda, baik itu ATI atau NVidia. Jika tidak yakin apakah driver Anda sudah yang paling baru, cek situs guru3d.com untuk melihat ulasan driver dari mereka.

Saya tidak punya waktu banyak dan tidak ingin repot-repot membuka situs ini itu. Karena ada aplikasi yang sangat membantu untuk hal ini.

Aplikasi Driver Booster adalah solusi saya. Aplikasi ini akan menemukan dan mengunduh driver terbaru untuk seluruh driver di komputer dengan hanya sekali klik. Selain tidak berbayar, aplikasi ini juga ringan, kok.

driver booster

Aplikasi ini memang powerful, tapi hati-hati karena terkadang hal-hal tidak diinginkan terjadi. Setelah menginstall driver lewat aplikasi ini, ada saja masalah yang muncul. Mulai dari file hilang, atau komputer yang tiba-tiba lag.

Bahkan saya pernah mengalami tidak bisa main game di Windows 10 setelah menggunakan aplikasi ini.

Wah, gimana dong kalo error? Jalan keluarnya mudah, selalu lakukan restore point sebelum menggunakan aplikasi Driver Booster ini, ya.

#2 Aktifkan Mode High Performance di Power Options

Saat mulai bermain game, tutup aplikasi lain yang bisa menambah beban komputer. Membuka beberapa aplikasi sekaligus bisa mempercepat habisnya baterai kalau Anda menggunakan laptop.

Semakin runyam kalau Anda lupa bawa adaptor.

Sebelum memulai menjalankan game, sebaiknya pastikan kabel daya sudah tersambung.

Komputer yang mati mendadak saat Anda di tengah permainan, itu sakitnya nyesek banget. Selain berbahaya untuk kesehatan Anda, juga bahaya untuk kesehatan komputer Anda.

Setelah kabel daya tersambung, Anda bisa mengaktifkan mode High Performance di pengaturan Power Options.

Pengaturan ini umumnya ada tiga pilihan: Balanced, pilih mode ini saat Anda sedang menggunakan laptop dan baterai masih diatas 25%. Power Saver, mode ini akan menghemat pemakaian baterai laptop tapi laptop jadi agak lemot. High Performance, nah ini mode yang cocok untuk menjalankan game PC.

Mode High Performance memang menghabiskan daya yang cukup besar, tapi jalannya game PC akan jadi lebih mulus dari normal.

power options

#3 Non Aktifkan Mouse Acceleration

Pengaturan ini wajib saya lakukan khusus untuk game kategori First Person Shooter. Contohnya seperti Call of Duty, Point Blank, dan game ‘tembak-tembakan’ lain.

Mouse Acceleration dinilai agak mengganggu saat menembak sasaran dengan gerakan mouse yang kadang tidak sesuai dengan hati nurani.

Langkah-langkah untuk menonaktifkan Mouse Acceleration cukup singkat:

  1. Buka aplikasi Control Panel.
  2. Klik Hardware and Sound.
  3. Pilih Mouse.
  4. Buka tab Pointer Options.
  5. Hilangkan tanda centang pada kotak Enhance pointer precision.

mouse acceleration

#4 Non Aktifkann Fitur Windows Update Delivery Optimization

Bagi Anda yang gemar bermain game PC online, kestabilan koneksi Anda pasti jadi prioritas, bukan?

Ada sebuah fitur di Windows 10 yang saya kira bisa memakan bandwidth Internet yang cukup besar. Fitur ini terkadang aktif saat game PC online sedang berjalan. Mengganggu banget, kan?

Game yang ‘lag’ karena koneksi Internet lagi dipakai, bisa bikin emosi meledak seharian, coi. Kayak cewek lagi PMS.

Non-aktifkan fitur ini supaya nge-game jadi lebih aman dan tentram dengan langkah-langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Settings.
  2. Pilih Update & Security.
  3. Klik Advanced Options.
  4. Pilih Choose how updates are installed.
  5. Klik Choose how updates are delivered.
  6. Ubah ke posisi OFF di Updated from more than one place.

windows update

#5 Matikan Efek Visual

Animasi dan efek visual pada Windows 10 memang kelihatan keren untuk sombong-sombong ke teman Anda yang masih menggunakan Windows XP/7/8. Tapi animasi dan efek visual ini sangat membebani komputer, lho.

Saat menggunakan komputer untuk pekerjaan kantor, animasi dan efek visual ini boleh diaktifkan. Komputer Anda masih mampu meng-handle Ms. Office Word dan animasi itu.

Tapi saat bermain game PC, apalagi game PC online, animasi dan efek visual ini sebaiknya dimatikan. Selain meringankan beban processor, memori RAM Anda juga lebih lapang dan siap untuk menjalankan animasi di game PC.

Mematikan animasi dan efek visual di Windows 10 tidak sulit:

  1. Buka aplikasi Control Panel.
  2. Pilih System and Security.
  3. Klik System.
  4. Pada jendela System, klik tautan Advanced System Settings di sidebar kiri.
  5. Pada area Performance, klik tombol Settings.
  6. Setelah muncuk kotak dialog Performance Options, hilangkan semua centang kecuali pada perintah (1) Show thumbnails instead of icons, (2) Show window contents while dragging, dan (3) Smooth edges of screen fonts.

#6 Matikan Anti Virus

Beban processor yang lumayan mengganggu adalah anti virus yang aktif berjalan di belakang layar. Selain memberi keamanan, ternyata itulah efek samping anti virus.

Anti virus juga bisa menghambat jalannya game PC, terutama game PC bajakan. Hayoo, lo.

Salah satu anti virus yang sangat menyusahkan processor adalah AVG. Anti virus ini sangat tidak saya rekomendasikan, dan sangat saya hindari.

Setiap ada komputer yang terinstall AVG di dalamnya, entah kenapa saya begitu ‘gatel’ ingin segera menghapusnya.

Sebelum memulai aplikasi game PC Anda, pastikan anti virus tidak sedang berjalan. Anda tidak perlu meng-uninstall, cukup dinon-aktifkan saja. Dengan begitu kinerja processor Anda jadi lebih ringan.

Anti virus yang saya sukai adalah Avast Anti Virus. Anti virus ini jauh lebih ringan dari anti virus pada umumnya dan hanya sedikit menggunakan memori RAM Anda.

Pada versi premium, Avast akan memberi keamanan selama Anda berselancar ria di Internet. Ini bukan endorse, kok.

#7 Non-Aktifkan Restrictive Services

services

Restrictive Services (RS) adalah beberapa program yang berjalan secara otomatis saat ada program tertentu yang juga berjalan. Umumnya program-program ini memang diperlukan oleh sistem operasi, jadi harus berhati-hati dalam memilih program yang akan dinon-aktifkan.

Dari beberapa tweak windows 10 untuk gaming, mengedit RS adalah cara yang saya nilai cukup ampuh.

Anda bisa mengelola program-program RS dengan langkah-langkah berikut:

  1. Tekan tombol Windows + R pada keyboard.
  2. Ketik msc lalu tekan Enter.
  3. Pilih dan klik layanan yang akan Anda matikan, lalu klik kanan.
  4. Pilih Properties.
  5. Lalu klik Startup type.
  6. Pilih perintah
  7. Klik OK.

Nah, setiap komputer punya daftar RS yang berbeda-beda, tapi ada sejumlah program yang saya sarankan untuk segera dinon-aktifkan:

  • Windows Search
  • All Xbox Services
  • All Hyper-V services
  • Microsoft SMS router service
  • Diagnostics tracking service
  • Fax service
  • dmwappushsvc
  • All Sensor Services
  • Superfetch

#8 Gunakan Aplikasi Game Booster

Aplikasi game booster adalah aplikasi yang dirancang untuk membuat kinerja komputer menjadi lebih kencang terutama saat sedang menjalankan game PC.

Ada dua aplikasi game booster yang bisa saya rekomendasikan untuk Anda, yakni Razer Cortex dan IOBit Game Booster.

Aplikasi Razer Cortex punya tampilan yang sederhana, mungkin kalah keren dari aplikasi sejenis lainnya. Tapi Anda bisa memantau Frame per Second (FPS) selama bermain dengan aplikasi ini, lho.

IOBit Game Booster, aplikasi ini simpel dan benar-benar simpel. Satu tombol saja yang Anda perlukan untuk meningkatkan kinerja komputer.

Selain karena gratis, saya menyukai aplikasi ini karena banyak ulasan positif dari konsumennya.

Setelah mencoba kedua aplikasi ini pertama kali, performa game di Windows 10 saya dengan spek komputer yang ala kadarnya jadi lumayan melegakan.

#9 Utak-Atik Registry Anda

Pada registry komputer Windows, ada elemen yang dikhususkan berjalan saat komputer menjalankan game-game PC.

Salah satunya adalah Multimedia Class Scheduler. Mari kita utak-atik layanan ini di regedit.

  1. Temukan alamat berikut di regedit. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Multimedia\SystemProfile.
  2. Buat sebuah DWORD baru dan beri nama SystemResponsiveness.
  3. Berikan nilai heksa desimal b.
  4. Sekarang temukan alamat berikut di regedit, HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Multimedia\SystemProfile\Tasks\Games.
  5. Ubah nilai berikut: GPU Priority dengan nilai 8 untuk gaming dan Priority menjadi 6 untuk gaming.

registry editor

Kesimpulan

Setelah melakukan 9 cara di atas, apabila komputer Anda masih terasa lelet saat bermain game di Windows 10, sepertinya Anda harus segera meng-upgrade komputer.

Cara-cara di atas tidak serta merta menjadikan komputer dengan spesifikasi rendah bisa bermain game kelas berat tanpa efek samping.

Apabila cara-cara tersebut masih belum memperlihatkan hasil, 9 Cara Jitu Supaya Komputer Windows Cepat Loading Tanpe Ribet ini bisa Anda coba juga.

Pertanyaan: Anda pernah punya masalah saat setting komputer Anda?