9 Tips Memilih Laptop Berkualitas

Membeli laptop baru bukanlah perkara mudah. Mudah apabila Anda punya uang melimpah, sampai bingung bagaimana menghabiskannya. Masalahnya hanya memilih laptop berkualitas mana yang Anda mau.

Lain soal jika Anda hanya punya budget sangat terbatas. Salah membeli laptop, menyesalnya bisa sampai bertahun-tahun. Ini adalah 9 tips bagi Anda dalam memilih laptop terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

#1 Pilih Tipe Laptop Anda

Ada harus tahu bahwa ada tiga tipe laptop di era yang semakin canggih luar biasa ini. Mereka disebut sebagai laptop ultraportable, midweight, dan desktop replacement.

  1. Laptop ultraportable punya berat yang sangat ringan. Benar-benar ringan. Saya agak ngeri dengan laptop di tipe ini. Karena biasanya laptop ultraportable ketebalannya tipis dan beratnya ringan, terbayang jika saya salah meletakkannya di kasur, lalu tidak sengaja duduk diatasnya. Spesifikasi laptop tipe ini umumnya tidak terlalu wah. Pas untuk Anda saat membuat dokumen, slide presentasi, atau mengelola tabel.
  2. Laptop midweight tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan. Laptop tipe midweight juga punya spek yang menurut saya, ehm, biasa saja. Biasa untuk dipakai bermain game, tapi dengan grafis sedang. Ada juga beberapa laptop di tipe ini yang punya spesifikasi kelas tinggi. Sayangnya, agak memaksa jika menggunakannya untuk bermain game dengan grafis kelas kakap.
  3. Berikutnya adalah laptop desktop replacement yang punya berat hingga lebih dari 6 kg! Tidak hanya cocok untuk bermain game, Anda bahkan bisa melakukan hacking situs dengan laptop ini.

Saat memilih laptop gaming untuk adik, saya selalu menuju area laptop desktop replacement. Laptop tipe ini jarang sekali mengecewakan kepuasan bermain penggunanya.

Tipe laptop ini punya berat yang menyakiti punggung, dan biasanya punya RAM lebih dari 4GB.

Jika Anda menemukan toko yang menjual laptop berat dan RAM hanya 2GB saja, lebih baik segera pindah ke toko lain.

#2 Tipe Prosesor Efisien dan Efektif Untuk Anda

Anda pasti sudah familiar dengan yang namanya dual-core, triple-core, ataupun quad-core. Anda juga mungkin menilai kecepatan prosesor dengan satuan GHz.

Kenyataannya, prosesor cepat dan mahal bisa jadi tidak efisien dan tidak efektif untuk Anda.

Prosesor untuk laptop spek tinggi dan harga selangit umumnya dilengkapi dengan prosesor Intel Core i7.

Prosesor ini juga ada tipe-tipenya, loh. Ada yang dual-core, quad-core, ada juga yang low-voltage. Prosesor Core i7 low-voltage ini terbilang hemat baterai tapi tidak pas jika Anda menggunakannya bermain game kelas berat.

Padahal judulnya Core i7, ya.

Anda yang sedang memilih laptop programmer, sebaiknya mengutamakan prosesor ini untuk kemudahan proses ‘coding’ Anda.

Prosesor pada laptop spek yang ‘sedang-sedang saja’ umumnya dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5.

Biasanya, laptop dengan prosesor Intel Core i5 dijodohkan dengan kartu grafis Intel HD, ada juga beberapa yang sejoli dengan kartu grafis AMD dan nVidia.

Nah, untuk Anda yang ingin laptop yang baterai-nya tahan lama bisa memilih prosesor Intel Core i3.

Prosesor ini cocok dengan kartu grafis Intel HD. Intel Core i3 pas untuk kerja dengan Ms. Office, nonton film, mendengarkan musik, dan browsing Internet.

Terakhir, laptop kelas bawah. Mereka dilengkapi dengan prosesor Intel Atom, AMD seri C dan E. Saya mengira prosesor-prosesor ini sudah punah, ternyata tidak.

Vendor laptop seperti Acer masih memproduksi laptop kecil dan ringan dengan prosesor itu.

Saya lebih menghindari laptop kecil dengan prosesor ini. Selisih harga yang tidak jauh berbeda antara laptop dengan prosesor Core i3 jadi alasan utamanya.

Simak video di bawah ini untuk mengetahui perbedaan antara Core i3, i5, dan i7.

#3 Kemewahan Menonton dengan Layar Berteknologi IPS

Teknologi In-Plane Switching (IPS) dipopulerkan oleh vendor perangkat mobile ternama, Apple.

Laptop terbaru keluaran Apple tidak hanya dilengkapi dengan layar IPS tapi juga punya kekayaan warna yang sangat cocok untuk para seniman digital.

Anda yang suka mengedit foto dengan Photoshop, membuat animasi pakai Flash, wajib punya monitor dengan teknologi IPS ini.

Laptop dengan layar berteknologi IPS punya keunggulan yang jauh lebih baik dari layar lain. Anda bisa menikmati gambar dari angle yang berbeda-beda tanpa kehilangan kenyamanan. Warna yang ditampilkan juga jauh lebih banyak dari monitor biasa.

Laptop dengan layar IPS biasanya punya harga yang diatas rata-rata.

Saya sangat merekomendasikan laptop dengan layar IPS, apapun profesi penggunanya. Menonton film jadi jauh lebih ‘wah’ dan tampilannya sangat ciamik.

#4 Resolusi Layar Harus Pas dengan Lebar Layar

Sekitar tahun 2008, saat saya masih ‘unyu’ di bangku SMA, resolusi layar komputer yang optimal adalah 1024×768 piksel. Monitor-nya berukuran jumbo dengan bentuk kotak dan berat seperti karung beras.

Saya tidak akan pernah lupa dengan panasnya udara di sekitar monitor kotak itu.

Kini resolusi layar semakin besar. Apalagi bentuk layar yang lebih melebar, layaknya layar di bioskop kesayangan Anda.

Salah satu tips dalam memilih laptop desain grafis adalah mengutamakan resolusi layarnya. Seni digital yang Anda kerjakan akan mudah untuk dicermati dengan resolusi laptop yang optimal.

Anda mencari laptop yang berukuran sedang, misalnya sekitar 11.6 inci? Resolusi paling optimal yang bisa laptop Anda gunakan adalah 1366×768.

Resolusi ini tidak cocok untuk laptop berukuran 15.6 inci atau lebih. Semua objek ikon, folder, dan tombol akan terlihat besar dari normal.

Anda ingin menggunakan sistem operasi Windows 10 terbaru di laptop baru Anda? Resolusi optimal untuk W10 adalah 1920×1080 untuk layar selebar 12.5 hingga 15.6 inci.

Laptop dengan layar lebih kecil dari ini tidak nyaman saya gunakan di Windows 10 (kecuali smartphone dan tablet, ya).

#5 Touchscreen atau Tanpa Touchscreen?

Selisih harga antara laptop touchscreen dengan yang tanpa touchscreen sangat kontras.

Teknologi touchscreen memang terbilang ‘wow’ dan bisa memukau rekan-rekan Anda di kantor. Tapi pertanyaannya adalah, sesering apa Anda akan menggunakannya nanti?

Fitur touchscreen sangat bermanfaat jika Anda menggunakan sistem operasi Windows 8 atau 10. Mengapa? Microsoft masih terus memberikan tambahan fitur pada sistem operasi ini untuk mendukung perangkat sentuh seperti smartphone, tablet, termasuk laptop.

Jadi Anda tidak akan ketinggalan untuk merasakan inovasi-inovasi baru dari Microsoft.

Lain halnya jika Anda menggunakan sistem operasi Linux, atau Windows 7. Teknologi touchscreen belum didukung penuh oleh kedua sistem operasi ini.

Laptop dengan sistem operasi Windows 7 cukup dijodohkan dengan teknologi layar tanpa touchscreen. Hemat pangkal kaya.

#6 Berapa GB Ukuran RAM yang Anda Mau?

512MB atau 1GB adalah ukuran RAM yang hanya mampu melakukan pekerjaan kantoran, mengedit dokumen, mengelola table dan membuat slide presentasi.

Laptop mungil dengan ukuran kurang dari 13 inci sudah pas dengan ukuran RAM segini.

Mereka yang doyan browsing Internet, sampai membuka beberapa tab sekaligus, sebaiknya menambah RAM hingga 2GB.

Ukuran RAM 4GB diperlukan untuk memudahkan fotografer mengedit foto, video editor, dan para gamer yang modalnya pas-pasan.

Pastikan versi sistem operasi Anda adalah 64-bit, ya. Versi 32-bit tidak mampu mengakses RAM sebanyak itu.

Nah, ukuran RAM 8GB atau lebih adalah yang sangat saya rekomendasikan. Mengapa? Selain mampu membuka beberapa aplikasi bersamaan, ukuran RAM 8GB keatas juga menghemat pemakaian kartu grafis.

Anda ingin memasang RAM sendiri di rumah? Simak video berikut untuk tahu cara praktisnya!

#7 Cobain Touchpad Sampai Puas

 

Selama menggunakan laptop, touchpad akan sering Anda manfaatkan, bahkan lebih sering daripada keyboard. Touchpad yang bagus menentukan kepuasan menggunakan laptop Anda.

Apabila laptop ukuran mini adalah pilihan Anda, bersiaplah untuk dibikin ‘keki’ dengan touchpad yang mini juga. Saran saya, siapkan sebuah mouse untuk menemani si laptop mini ini.

Laptop dengan ukuran jumbo biasanya punya ukuran touchpad yang jumbo juga. Sayangnya, tidak banyak laptop dengan touchpad yang memuaskan hati.

Ketika akan membeli laptop, Anda bebas untuk mencoba touchpad calon laptop di toko.

Teknologi touchpad terbaik disandang oleh Apple. Lihat video berikut untuk tahu apa inovasi touchpad mereka saat ini.

#8 Gamers? Selalu Pilih Dedicated GPU

GPU adalah singkatan dari Graphics Processing Unit. GPU ada dua tipenya, integrated dan dedicated.

Integrated GPU adalah kartu Intel HD Graphics yang biasanya ditemani oleh Intel Core i3. Sedangkan Dedicated GPU umumnya kartu grafis kelas berat seperti nVidia atau ATI Radeon.

Anda memaksakan laptop murah Intel HD Graphics untuk bermain game GTA V? Fatal akibatnya.

Seorang penjaga toko komputer pernah berkata, “Ga papa VGA-nya Intel, mas. Asal memori VGA-nya besar. Ini memorinya 1GB, lho.”

Sungguh sebuah ketidak-tahuan yang bisa membahayakan kepuasan konsumen.

Seorang gamer tahu bahwa mereka tidak bisa hidup tanda dedicated GPU seperti nVidia dan ATI Radeon.

#9 Perlukah CD/DVD-ROM?

Sudah lama saya tidak menggunakan CD atau DVD ketika bekerja. Mungkin karena harga USB Flash Drive yang dulunya 100 ribu untuk 512 MB kini menjadi 50 ribu untuk 64 GB.

Bahkan perangkat hiburan di mobil saja sekarang sudah bisa terhubung dengan USB Flash Drive dan smartphone lewat Bluetooth. Tak ada lagi celah untuk CD/DVD masuk ke dunia yang semakin canggih ini.

Ini satu tips yang sering diabaikan rekan kantor saat memilih laptop kerja.

Apakah kantor Anda masih menggunakan CD/DVD untuk menyimpan dokumen atau file lainnya? Jika ya, artinya laptop mini dan tipis bukanlah pilihan yang tepat.

Laptop dengan CD/DVD-ROM biasanya cukup berat dan ukurannya besar. Jika kantor Anda jarang menggunakan CD/DVD, Anda masih bisa memilih laptop tipis dan kecil dengan membeli perangkat tambahan, sebuah DVD-ROM eksternal.

Kesimpulan

Laptop yang berkualitas adalah laptop yang punya spesifikasi, ukuran, berat, dan fitur-fitur yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya.

Jika pemakaian laptop Anda di beberapa tempat setiap hari, laptop dengan berat yang ringan lebih cocok untuk kesehatan Anda.

Sedangkan untuk Anda yang akan menggunakan laptop untuk bermain game dengan grafis tingkat dewa, pilihlah laptop dengan spesifikasi tingkat dewa juga.

Apabila Anda gemar menonton film, laptop dengan layar lebar seperti 15 inci akan memanjakan mata Anda.

Layaknya manusia, tidak ada laptop yang sempurna, semua punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sekarang tinggal Anda memilih, mana yang sesuai dengan aktifitas Anda bersama laptop sang teman sejati nanti.

Apakah laptop yang Anda miliki sekarang sudah memuaskan hati? Kami sangat berterima kasih jika Anda menceritakan pengalaman Anda di kolom komentar.