9 Tips Jitu Menjaga Umur Baterai Laptop Anda Supaya Awet

Tahukah Anda bahwa umur baterai laptop pada umumnya tidak lebih dari 1 tahun? Laptop Acer yang dibeli oleh teman saya di tahun 2014 lalu, kini sudah tak bernyawa jika tidak terhubung dengan charger. Baterainya sudah ‘aus’. Kesalahan penggunaan laptop memang berdampak fatal bagi baterai.

Sudahkan Anda merawat baterai laptop dengan benar? Apakah Anda mulai merasa laptop Anda gampang habis baterai? Hati-hati, mungkin saja itu tandanya baterai laptop Anda mulai minta diganti.

Anda bisa melakukan beberapa hal untuk menjaga umur baterai laptop supaya awet dan tahan lama. Berikut langkah-langkah yang saya lakukan untuk laptop Macbook Pro saya.

#1 Lakukan Penghematan Baterai

Ketika listrik padam, pekerjaan kantor menunggu, dan baterai laptop hanya sisa <50%. Apa yang Anda dilakukan? Menghemat baterai adalah jalan satu-satunya.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghemat pemakaian baterai laptop selama menggunakan. Caranya mudah dan sederhana.

Saya sendiri melakukan tindakan berikut ini untuk menghemat baterai laptop:

  • Matikan proses jalannya aplikasi-aplikasi yang tidak perlu. Jika sedang tidak terhubung ke Internet atau perangkat tambahan, Anti Virus tidak diperlukan sehingga sebaiknya dimatikan.
  • Hindari membuka beberapa aplikasi sekaligus. Laptop memang bisa multi tasking, sedangkan manusia? Membuka 2-3 aplikasi sekaligus masih dimaklumi.
  • Cabut koneksi dengan Internet dari Wi-Fi maupun Ethernet. Jika tidak perlu-perlu amat, matikan koneksi Internet Anda.
  • Matikan cahaya keyboard. Khusus bagi pengguna laptop mahal, nih. Backlight keyboard menghabiskan cukup banyak daya baterai Anda.

#2 Pastikan Suhu Sekitar Laptop Tidak Panas

Inilah dilemanya orang Indonesia. Kita tinggal di daerah panas, tapi sayangnya laptop dibuat untuk orang yang tinggal di daerah dingin. Beruntung deh bagi Anda yang seringnya di ruangan ber-AC.

Selain ruangan, perhatikan pula suhu tempat Anda menyimpan laptop. Bagi Anda yang menggunakan tas, pastikan udara dapat masuk dengan mudah ke sela-sela tas.

Jangan pernah meninggalkan laptop di dalam mobil yang Anda parkir. Selain bahaya maling, suhu kendaraan Anda mengikuti suhu area parkir, kan? Nah, sudah tahu dong sepanas apa umumnya parkiran di Indonesia.

#3 Lakukan Kalibrasi Baterai Laptop Secara Rutin

Apa itu kalibrasi? Ini langkah-langkah untuk melakukan kalibrasi baterai laptop Anda:

  • Charge baterai laptop hingga 100%.
  • Tetap hubungkan kabel charger dengan laptop setidaknya selama 2 jam. Anda bisa menggunakan laptop Anda sembari menunggu 2 jam.
  • Pastikan pengaturan hibernasi atau sleep aktif hanya ketika baterai mencapai 5% bukan ketika laptop tidak digunakan atau dalam keadaan idle.
  • Cabut kabel charger dari laptop. Tetap gunakan laptop seperti biasa.
  • Ketika laptop hibernasi atau sleep secara otomatis. Biarkan seperti itu hingga laptop shut down sendiri.
  • Charge baterai laptop hingga 100%.
  • Selesai

Kalibrasi baterai tidak memperpanjang umur baterai, lho. Kalibrasi dilakukan supaya analisa baterai laptop menjadi lebih akurat saja. Jika umur baterai sudah habis, jalan satu-satunya adalah membeli baterai baru. 🙂

#4 Cabut Charger Setelah Baterai Penuh

Ini nih, kebiasaan yang sulit dihindari. Saya sering melihat teman yang keasyikan bermain game, dan membiarkan laptop mereka di-charge 100% dalam waktu yang lama.

Wrong move, dude.

Sebaiknya, charge laptop hingga 40-80% saja sudah cukup. Charge laptop hingga 100% bukanlah sebuah kewajiban. Ga ada aturannya, kan?

#5 Hindari Laptop Kehabisan Baterai

Teman saya pernah berkata, “Kita harus sering-sering melakukan charge laptop sampai full, lho. Kalau ngga, nanti cepet ‘aus’ baterainya.” Well, itu dulu masbro. Baterai laptop jaman baheula memang sebaiknya diperlakukan seperti itu. Sekarang mah, ngga.

Baterai modern tidak perlu sering-sering di-charge sampai penuh untuk menjaga umur baterai laptop. Ini 2017, men.

Tindakan yang saya lakukan adalah membiasakan untuk charge laptop sebelum menggunakannya. Selalu setelah bangun pagi, saya memastikan laptop saya siap digunakan untuk bekerja. Charge sampai 80% saja cukup.

#6 Turunkan Kecerahan Layar Laptop

Menurunkan kecerahan (brightness) layar laptop memang bisa mengurangi pemakaian baterai. Namun hati-hati, ya. Soalnya kecerahan layar yang optimal untuk kesehatan mata adalah yang sesuai dengan keadaan cahaya ruangan.

Salah satu teman saya yang awalnya bermata sehat kini terpaksa harus menggunakan kacamata. Dokter mengatakan bahwa dia terlalu sering menggunakan laptop dengan kecerahan yang terlalu minim.

Saya mengakali hal ini dengan menggunakan wallpaper yang berwarna gelap. Jadi ya lumayan redup dan ga pedes di mata.

#7 Mengaktifkan Invert Colors

Jika terpaksa, saya mengubah pengaturan tampilan layar dengan efek negative. Jadi, yang seharusnya tampil warna putih, jadi warna hitam. Bagitu juga dengan warna lain, merah jadi biru, dan seterusnya.

Anda bisa melakukannya sendiri di Windows dan Mac lho.

Cara Mengaktifkan Invert Colors di Mac

  1. Buka aplikasi System Preferences.
  2. Kemudian pilih Accessibility.
  3. Lalu pilih tab Display.
  4. Berikan centang pada pilihan Invert colors.

Cara Mengaktifkan Invert Colors di Windows

  1. Buka aplikasi Magnifier.
  2. Klik icon Options.
  3. Berikan centang pada pilihan Turn on color inversion.

#8 Gunakan Aplikasi Battery Care Tool dari Pabrikan Laptop Anda

Jaman sekarang melakukan apapun sudah bisa menggunakan aplikasi. Tak terkecuali pengelolaan baterai laptop Anda.

Aplikasi yang berkaitan dengan baterai laptop tak sulit ditemukan. Namun Anda harus hati-hati ketika mendownload-nya. Pastikan situs download yang Anda kunjungi aman dan terpercaya.

Berikut adalah beberapa aplikasi analisa baterai laptop yang bisa saya rekomendasikan:

  • BatteryInfoView adalah salah satu aplikasi yang bagus untuk memantau aktifitas baterai laptop. Hasil analisa aplikasi ini bisa di export menjadi sebuah file teks yang bisa dicetak.
  • BatteryCare, cocok buat Anda yang senang dengan aplikasi gratisan. Tapi jangan salah, BatteryCare bisa membantu Anda untuk melakukan charging baterai dengan cara benar.
  • Windows 10 Battery Saver. Nah, untuk pengguna Windows 10 ngga perlu repot-repot mencari aplikasi lain. Karena Windows 10 sudah punya aplikasi tambahan sendiri.

#9 Sleep dan Shut Down

Ketika Anda selesai menggunakan laptop, tentukan pilihan apakah Anda akan mematikan komputer atau membiarkannya tidur sebentar.

Pilih Shut Down jika komputer akan Anda gunakan di lain waktu yang lama. Pilih Sleep jika Anda akan menggunakannya lagi dalam waktu dekat.

Mematikan komputer dengan memilih Shut Down akan menghabiskan daya yang lebih besar dari Sleep. Karena menyalakan kembali membutuhkan power yang berlebih.

Laptop bukan barang murah, maka menggunakannya tidak boleh dengan cara murahan. Langkah-langkah tadi memang belum 100% bisa memperpanjang umur baterai laptop.

Namun dengan melakukan langkah tersebut, baterai laptop saya masih bisa bertahan hingga 5 jam walaupun sudah berumur 5 tahun. Syukurlah.

Jika Anda punya cara lain untuk mejaga umur baterai laptop, silahkan share di kolom komentar ya.

Image: YesMyTime