9 Cara Jitu Supaya Komputer Windows Cepat Loading Tanpa Ribet

Heng, sebuah istilah yang umum diucapkan setiap kali seseorang merasa bahwa komputernya lambat atau bahkan berhenti berfungsi. Ketika komputer mulai ‘bertingkah’, kita pun menjadi stress dan pekerjaan tidak selesai.

Semua orang ingin komputernya menjadi cepat, ketika melakukan restart komputer cepat, dan komputer cepat shutdown juga. Kalau bisa pekerjaan pun cepat selesai berkat komputer yang serba cepat itu.

Ada ngga sih cara mempercepat kinerja laptop? Tentu ada.

#1 Aktifkan Fitur Fast Startup

Sistem operasi Microsoft yang terbaru yakni Windows 10 memiliki sebuah fitur yang bisa mempercepat jalannya komputer ketika dinyalakan. Fitur ini disebut dengan Fast Startup.

Langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur ini sangat sederhana, yaitu:

  1. Buka aplikasi Control Panel.
  2. Pada kotak pencarian, ketik Power Options kemudian tekan Enter.
  3. Klik Power Options.
  4. Pada sidebar kiri, klik link Choose what the power buttons do.
  5. Klik Turn on fast startup untuk memberikan centang pada checkbox.
  6. Jika warna perintah tersebut abu-abu maka klik perintah Change settings that are currently unavailable yang berwarna biru di bagian atas jendela Control Panel.

#2 Nonaktifkan Fitur Program Startup

Pada saat komputer baru dinyalakan, sistem operasi akan membuka sejumlah program secara otomatis tanpa pemberitahuan. Program-program itu dikenal dengan sebutan Startup Program.

Apakah ini membebani komputer? Tentu, jika spek komputer Anda serba kekurangan.

Salah satu cara komputer agar cepat yang saya lakukan adalah menonaktifkan fitur ini. Namun tidak semua program di-nonaktifkan. Hanya beberapa program yang saya rasa tidak terlalu penting.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk menonaktifkan program-program startup di Windows 10 adalah:

  1. Buka aplikasi Task Manager dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Esc pada keyboard.
  2. Klik tab Startup kemudian klik judul kolom Startup Impact.
  3. Windows akan mengurutkan aplikasi berdasarkan beban startup. Aplikasi yang sangat membebani Windows ada pada kategori High.
  4. Pilih aplikasi yang akan dinonaktifkan ketika Windows Startup sesuai keinginan Anda. Sebaiknya pilih aplikasi yang jarang Anda digunakan.

#3 Nonaktifkan Fitur Animasi di Windows

Siapa yang tidak suka dengan animasi di Windows? Namun sayangnya animasi ini bisa bikin komputer bekerja lebih keras dan berat.

Menonaktifkan animasi ini bisa meningkatkan kecepatan kinerja komputer Anda, lho.

Langkah untuk menonaktifkan fitur ini cukup mudah:

  1. Klik kanan pada tombol Start lalu pilih System atau tekan tombol Win+X.
  2. Klik Advanced System Settings.
  3. Pada jendela System Properties, buka tab Advanced.
  4. Klik tombol Settings di area Performance.
  5. Pada jendela Performance Options pilih Custom lalu hilangkan centang pada perintah yang memunculkan animasi-animasi yang tidak perlu bagi Anda.
  6. Selain pilihan Custom yang agak repot, Anda juga bisa memilih Adjust for best performance supaya Windows mengoptimalkan performa daripada tampilan.

#4 Awas Malware dan Adware

Saat sedang asik browsing di Internet, seringkali muncul jendela-jendela pop up yang isinya iklan. Anda pernah mengalaminya?

Iklan pada jendela tersebut hanya perlu ditutup, sih. Tapi jika jendela yang terbuka ini jumlahnya 10, wah memakan banyak memori di RAM.

Lain halnya ketika jendela yang tidak diinginkan ini melakukan proses download sebuah file secara diam-diam. Emang bisa? Bisa! Bahkan sering.

Saya sering menemukan file-file yang ‘ter-download’ ini adalah sebuah program malware dan adware.

Malware dan Adware adalah program-program yang mengganggu dan bahkan bisa dibilang jahat. Apakah sama dengan virus? Bisa dikatakan begitu.

Selain menambah beban kerja komputer, program tersebut juga bisa mengetahui data penting di komputer Anda.

Susah ngga sih cara menghindarinya? Tidak juga, ada 9 cara mudah menghindari virus komputer tanpa ribet, kok.

#5 Simpan File Video di Memori Eksternal

Waktu SMP dulu, film-film yang saya koleksi tersimpan dan tertata rapi di lemari. Ketika itu film masih populer dibungkus dalam bentuk CD dan DVD. Sehingga setiap kali teman main kerumah, lemari itulah kebanggaan saya dan keluarga saya.

Nah sekarang, rasa bangga mengoleksi film itu sama sekali ngga terasa.

Bagaimana tidak, wong tampilan depan filmnya seragam. Kan bentuknya file.

Suka mengoleksi film itu bukan hobi yang buruk, namun sadarkah Anda sisa memori hard drive komputer Anda jadi habis untuk film?

Sebaiknya film-film yang sudah Anda nikmati, disimpan ke dalam sebuah hard disk eksternal.

#6 Lakukan Defragmentasi File Secara Berkala

Defragmentasi file terkenal dengan prosesnya yang lama banget. Apalagi kalau komputer Anda belum pernah di-defrag sama sekali setelah bertahun-tahun digunakan.

Karena lamanya proses defrag ini, sebaiknya Anda melakukannya ketika sedang tidak akan menggunakan komputer kira-kira selama sehari.

Pada Windows 10, langkah untuk defragmentasi file sangat mudah, seperti berikut ini:

  1. Klik tombol Start. Ketik “Defragment” pada keyboard untuk membuka aplikasi Optimize Drive.
  2. Pada tabel yang terlihat, pilih hard drive yang ingin Anda defrag.
  3. Klik tombol Analyze terlebih dahulu untuk memeriksa apakah proses defrag diperlukan.
  4. Kemudian klik tombol Optimize untuk memulai defragmentasi file.

Menurut tim teknisi Microsoft, melakukan defragmentasi file memang bisa menjadi salah satu cara supaya komputer cepat loading. Namun hal ini tidak berlaku jika Anda menggunakan SSD.

Komputer yang menggunakan SSD tidak perlu di-defrag, saudara-saudara. Mengapa begitu, ya?

Menurut HowToGeek, SSD bekerja dengan baik pada operasi random-read, sehingga melakukan defragmentasi file tidak memberikan perubahan yang berarti pada kinerja komputer.

#7 Uninstall Program Yang Tidak Digunakan

Sewaktu saya masik kuliah dulu, kesalahan yang sering saya lakukan pada komputer saya adalah mencoba program-program baru. Install, coba sebentar, bosan, lalu uninstall. Begitu terus sampai lulus.

Saya baru menyadari kalau komputer saya tidak sanggup menampung semua program-program yang tidak perlu itu ketika komputer saya sudah tak bisa digunakan lagi. Nasib ya nasib.

Install program-program yang memang akan Anda gunakan. Hindari membiarkan program tak berguna tersimpan di komputer Anda.

Langkah-langkah untuk meng-uninstall program sangat mudah:

  1. Buka aplikasi Control Panel.
  2. Klik perintah Uninstall Programs.
  3. Pada tabel yang muncul, pilih program yang ingin Anda hapus dari komputer.
  4. Klik kanan nama program tersebut, lalu pilih Uninstall.
  5. Ikuti panduan wizard uninstaller hingga selesai. Sebaiknya jangan membuka aplikasi yang berat (seperti game) ketika proses uninstall sedang berlangsung.
  6. Tunggu hingga proses uninstall selesai.

Ada kalanya proses uninstall sebuah program itu lama banget. Kenapa ya?

Menurut SuperUser, tidak seluruh proses uninstall itu lambat. Karena membutuhkan program uninstaller, yang prosesnya menyertakan system restore point. Nah, proses membuat system restore point ini yang lama.

#8 Buang Add-On Yang Tidak Perlu di Browser

Program-program yang tidak perlu bagi seorang mahasiswa sudah saya jejali, termasuk mencoba puluhan add-on untuk browser seperti Mozilla Firefox.

Mengaktifkan sejumlah add-on dalam satu waktu adalah hal yang sangat tidak disarankan. Mengapa?

Semakin hari, beban memori RAM yang diperlukan oleh aplikasi browser semakin banyak. Menjalankan aplikasi browser itu sendiri saja sudah berat, apalagi plus add-on nya?

Beratnya aplikasi browser terjadi karena teknologi web yang semakin berkembang setiap tahun.

Maka, sebaiknya aktifkan add-on yang sering Anda gunakan saja. Buang deh add-on yang jarang dipakai atau memunculkan animasi-animasi atau tampilan aneh pada browser Anda.

Mendahulukan tampilan bagus dan mengorbankan beban RAM komputer bukanlah langkah yang tepat bagi Anda yang spek komputer ala kadarnya.

Menurut Cisco, muncul sebuah ancaman baru di Internet yang berbentuk add-on browser berbahaya yang bisa memunculkan iklan tak diinginkan. Add-on ini berpotensi menjadi jalan bagi malware berbahaya yang mengancam keamanan data pengguna.

#9 Install Ulang Windows Anda

Nah, ini adalah jalan terakhir ketika semua langkah sebelumnya sudah Anda lakukan namun belum membuahkan hasil.

Install ulang Windows yang saya maksud disini adalah ‘fresh install’. Jadi seluruh file di komputer Anda akan hilang setelah melakukan install ulang.

Fresh install akan menghapus seluruh file dan program di dalam komputer. Jadi, bisa dikatakan komputer Anda suci layaknya bayi yang baru dilahirkan.

Sebaiknya lakukan backup file terlebih dahulu supaya data penting Anda tidak hilang, ya.

Kesimpulan

Jika seluruh cara diatas sudah Anda lakukan namun komputer Anda masih tetap lamban dan sering heng, maka jalan satu-satunya adalah membeli komputer baru.

Kok begitu? Memangnya komputer ngga bisa satu untuk seumur hidup? Ngga bisa, bung.

Perkembangan teknologi semakin pesat dan program-program yang Anda beli bajakan itu selalu menambah fitur-fitur baru. Semakin banyak fitur maka semakin membebani komputer.

Makanya komputer jadul sudah tidak mampu lagi menyesuaikan diri.

Apakah Anda memiliki tips lain yang Anda lakukan sehingga komputer Anda lebih cepat?

Image Courtesy: WiseBread