9 Alasan Mengapa Visual Studio Paling Populer digunakan oleh Developer

Integrated Development Environment (IDE) adalah software yang sangat menentukan produktifitas developer app dan game. Memilih IDE bisa dianalogikan seperti memilih istri, sekali dipilih, kita berusaha tidak berpaling ke yang lain. Diantara banyak IDE, salah satu IDE yang paling banyak penggunanya adalah visual studio.

Selama masa kuliah hingga menjadi dosen, saya sudah menggunakan banyak IDE, sesuai dengan kebutuhan waktu kuliah dulu. Bergonta-ganti IDE membuat saya kebingungan. Setelah familiar dengan satu IDE selama satu tahun, tahun berikutnya harus ganti karena sang dosen menggunakan IDE lain.

Visual studio adalah Integrated Development Environment yang paling populer di dunia. IDE ini mengalahkan Eclipse dan XCode milik apple, dilansir menurut infoworld.com.  Visual Studio mulai muncul di tahun 1976 dengan nama Altair BASIC. Ini adalah pertama kalinya Microsoft tertarik memiliki produk software development.

Apa yang bikin Visual Studio paling populer? Pastinya karena banyak fitur yang tidak dimiliki oleh ide lainnya. Apa saja fitur-fitur itu?

Tampilan UI Aplikasi Microsoft Visual Studio

Membuat Aplikasi dan Game di Windows

Anda bisa membuat aplikasi atau game yang bisa dijalankan di semua perangkat yang beroperasi dengan Windows. Anda bisa membuat game yang dimainkan di PC, smartphone Windows Mobile, XBox, Hololens, serta Microsoft Surface Hub.

Mengetik Kode dengan Asisten IntelliSense

Visual Studio dilengkapi dengan IntelliSense yang akan membantu Anda ketika mengetik program code. IntelliSense memberikan kemudahan dengan fitur Auto Completion, sehingga programmer tidak perlu repot-repot mengetik seluruh code. Selain itu IntelliSense juga menampilkan tool tips tentang informasi API yang anda gunakan.

Visual Studio memberikan fitur Live Unit Testing yang akan melakukan test sembari Anda mengetik code. Fitur ini sangat bermanfaat agar perubahan yang Anda lakukan saat refactor sesuai dengan yang diinginkan. Nantinya ada visual feedback secara real-time saat fitur ini digunakan.

Memahami Code dengan Code Lens

Fitur Code Lens akan memberi informasi agar programmer bisa langsung memahami call structure dari code yang sedang diamati. Fitur ini juga bisa mengarahkan programmer ke function yang terkait dari call structure tersebut.

Mendesain User Interface dengan Blend

Blend adalah tool untuk mendesain apps dalam bentuk XAML. Designer dapat menambahkan transition ataupun visualization pada user interface di dalam struktur user interface project. Blend dilengkapi dengan tool untuk vector drawing, fitur untuk mengedit template, mengkostumisasi animasi, dan fitur visual lainnya.

Mendesain Tampilan UI Aplikasi

Tampilan adalah pemberi kesan pertama yang dinilai oleh pengguna. Pengembang yang memperhatikan desain UI aplikasinya bisa menggunakan kerangka kerja WPF (Windows Presentation Foundation) dan XAML yang ada di Visual Studio.

Melakukan Test, Debugging dan Diagnostic

Visual Studio menyediakan fitur test dengan metode manual, automated, exploratory, ataupun load testing. Sehingga proses testing app anda menjadi semakin mudah dengan Visual Studio Lab Management Tools, fitur andalan Visual Studio untuk proses testing app anda.

Visual Studio menyediakan fitur IntelliTest, fitur yang akan mengeksplorasi .NET code Anda untuk menghasilkan data test dan sejumlah unit test. Nantinya, pada setiap akhir statement di dalam code, fitur ini akan menghasilkan input test saat mengeksekusi statement tersebut.

Bergabung dengan Komunitas Developer yang Ramai

Anda bisa segera menemukan solusi ketika membangun app dengan cara berinteraksi dengan sejumlah komunitas developer. Visual Studio menyediakan sarana untuk mengakses sejumlah 3rd party library yang bersifat open-source untuk digunakan di dalam komunitas.

Kolaborasi dengan Tim Developer

Visual Studio menyediakan fasilitas Azure DevOps yang bisa digunakan untuk menyimpan kode dan berkolaborasi dengan tim Anda dengan dukungan version control. Seluruh aktifitas tim di proyek dapat dipantau dan dikelola dengan papan Kanban.

Papan Kanban adalah fitur yang memvisualisasikan alur kerja, sehingga Anda dan tim bisa memantau tahapan-tahapan selama mengerjakan proyek. Fitur ini bisa menghemat cycle time keseluruhan proyek.

Visual Studio menyediakan Git dan Team Foundation Version Control sebagai centralized version control saat developer membangun app selama project berlangsung. Selama menggunakan layanan ini, Anda bisa menggunakan extension seperti GitHub atau AnkhSVN agar lebih leluasa di version control.

Extension untuk Kostumisasi Visual Studio

Visual Studio bisa dikostumisasi sesuai kebutuhan penggunanya dengan layanan Extension. Anda bisa mengunggah ribuan Extension dari Marketplace. Anda juga disediakan layanan untuk membuat dan mempublikasi Extension buatan Anda sendiri di Marketplace.

Marketplace untuk Extension

Visual Studio adalah IDE yang paling mutakhir jika Anda sedang membangun app Windows. Lain halnya jika Anda ingin membangun web apps atau Android apps. Makanya, akan sangat baik andai saja seorang programmer tetap menggunakan satu IDE saja selama ia bekerja. Sayangnya, hal ini sangat sulit menimbang kebutuhan app dari klien yang terkadang tidak bisa kita pastikan akan berbentuk web apps, Android apps, atau Windows apps.