9 Alasan Menarik Mengapa Saya Membeli Mac Daripada Komputer Windows

Mac, adalah sebutan untuk perangkat komputer yang berjalan dengan sistem operasi MacOS serta diproduksi oleh Apple. Macbook, Macbook Pro, Macbook Air, iMac, dan Mac Pro adalah komputer yang disebut sebagai komputer Mac. Salah satunya pasti tidak asing bagi Anda, bukan?



Produk dari Apple terkenal dengan harganya yang memang mahal. Namun, tahukah Anda mengapa orang rela merogoh saku dalam-dalam demi bisa beli Mac? Apa alasan mereka tidak memilih komputer dengan sistem operasi Windows yang tergolong murah meriah?

Ini adalah battle antara Mac vs Windows, saudara-saudara.

Jika Anda pernah menonton film Steve Jobs, Anda pasti melihat sejumlah produk Mac jadul yang memiliki bentuk futuristik. Mac sudah dikenal dengan desainnya yang artistik. Siapa dulu dong, desainernya. Jony Ive gitu loh.

Menurut BBC, saking kerennya desain produk dari Jony Ive, sampai-sampai beliau diberikan gelar Knight Commander of the Order of the British Empire (KBE) oleh Ratu Elizabeth.

Komputer Mac pertama saya adalah sebuah Macbook Pro yang saya beli di tahun 2011 lalu. Setelah menggunakan produk ini selama kurang lebih 5 tahun, pengalaman menggunakan Macbook Pro saya cukup menyenangkan. Ada sejumlah alasan yang bisa saya bagikan, mengapa membeli komputer Mac adalah keputusan yang tepat bagi saya.

#1 Sistem Operasi yang Tercanggih, MacOS

Banyak teman mengatakan bahwa sistem operasi MacOS lebih sulit digunakan ketimbang Windows. Well, itu karena mereka belum pernah mencobanya. Kalaupun pernah, mungkin baru sekali atau dua kali.

Saya pun awalanya merasa begitu, ketika pertama kali menggunakan Macbook Pro. Hal pertama yang saya tanyakan adalah, “Mana nih Explorer-nya?”

Namun selang beberapa hari, saya mulai terbiasa dan langsung jatuh cinta dengan kemudahan menggunakan sistem operasi macOS ini. Jauh lebih mudah digunakan dari Windows. Beneran.

Kemunculan Windows 8 awalnya membuat saya terkesan. “Wah, kayaknya ini lebih bagus dari Windows Vista.” Namun ternyata, dalam hal desain dan kepuasan konsumen, Microsoft terlalu memaksakan, terutama karena ini ditujukan untuk sistem operasi perangkat layar sentuh.

Syukurlah pada akhirnya, kemunculan Windows 10 memperbaiki tragedi ini.

#2 Lengkap dengan Software dari Apple yang Ciamik

Ketika membeli sebuah laptop Windows, tanyakan ini ke pegawai toko, “Mba, ini sudah sekalian Windows-nya belum?”. Jawabannya akan bervariasi. Bisa sudah bisa belum.

Lain halnya jika Anda membeli sebuah laptop Mac (yang original di toko resmi). Anda akan dikejutkan dengan sistem operasinya plus sekumpulan aplikasi built-in yang langsung didapatkan tanpa membayar sepeserpun.

Aplikasi seperti iMovie, Garageband adalah aplikasi dari Apple yang gratis bisa Anda download di App Store untuk Anda yang berjiwa seni.

Saya paling menyukai aplikasi Pages, Numbers, dan Keynote sebagai alternatif dari Microsoft Office Word, Excel, dan Power Point. Selain gratis, aplikasi ini juga ringan dan mudah digunakan.

Membeli software legal untuk Mac tidak seribet untuk Windows. Karena dengan aplikasi App Store, Anda bisa menemukan dan membeli aplikasi legal menggunakan kartu kredit atau iTunes gift card.

#3 Sistem Keamanan Mac Belum Pernah Mengecewakan Saya

Sudah bukan berita baru lagi. Para pengguna Mac sangat jarang dikecewakan dalam hal keamanan sistem dibandingan dengan pengguna Windows.

Namun sejak era Internet meledak, para hacker dan serangan melalui Internet memang sulit untuk dihindari. Apalagi sekarang banyak transaksi tidak aman yang dilakukan di Internet.

Jadi apapun laptop Anda, memang harus berhati-hati dari kejahatan di Internet.

Masalah virus, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk terhindar dari virus, kok.

#4 Pengalaman Pengguna Mac yang Lebih Baik

Pada Finder di Mac, ia memiliki tampilan yang sederhana. Saya bisa mengelola file dan dokumen jauh lebih cepat dan tidak ribet.

Fitur-fitur Windows Explorer yang melimpah dan jarang saya gunakan terasa useless dan menuh-menuhin layar. Bagus sih, untuk seorang kutu teknologi.

Selain software, bagian hardware pada Mac juga belum pernah membuat saya kecewa.

Trackpad pada komputer Mac memiliki ulasan yang jauh dan jauuuh lebih baik ketimbang trackpad pada komputer-komputer Windows. Entah mengapa. Trackpad pada Mac didesain responsif dan kompatibel dengan seluruh aplikasi di Mac.

Trackpad pada komputer Windows? Gerakan sentuhan jari untuk melakukan zoom in di aplikasi Ms. Office Word saja rasanya melelahkan.

#5 Komponen Mac Lebih Optimal

Karena Mac didesain oleh Apple, plus dijalankan oleh sistem operasi dari Apple, jelas sekali bahwa nilai optimal pada kompatibilitas perangkatnya jauh lebih baik dari komputer lain.

Bayangkan komputer Windows yang harus menyesuaikan diri dengan komponen-komponen dari berbagai pabrik untuk menjadi satu di sebuah laptop pabrikan lain. Anda yakin komponen itu 100% saling kompatibel?

Namun ini juga menjadi kelemahan pada komputer Mac. Mac dikenal sebagai komputer yang sulit untuk di-upgrade.

Selain RAM dan harddisk, saya belum pernah meng-upgrade komponen di Macbook Pro yang saya miliki.

Jadi bagi Anda yang senang mengutak-atik komponen sebuah komputer personal, membeli Mac adalah pilihan yang salah. Lebih baik membeli PC rakitan, ya.

#6 Memilih Komputer PC Lebih Membingungkan dari Memilih Mac

Banyak situs yang menyediakan bantuan bagi orang yang sedang bingung memilih komputer Windows, terutama memilih laptop. Ya, memilih laptop Windows sulit, sesulit memilih pasangan hidup.

Yailaaah.

Lain halnya jika sedang memilih laptop Mac. Bagi saya sederhana. Jika Anda bukan orang yang bekerja di industri kreatif, belilah Macbook Pro atau iMac. Sedangkan Anda yang pekerja kantoran, penulis, blogger, pilih saja Macbook atau Macbook Air.

Tinggal sesuaikan ukuran layar laptop dengan kebutuhan penggunaan Anda. Simple dan sederhana.

Namun jika Anda punya budget lebih, harga iMac dan Mac Pro yang sedikit lebih mahal bisa jadi pilihan yang tepat.

Setiap tipe Mac punya karakteristik tersendiri, bagi saya:

  • Mac Pro, untuk desainer professional karena harganya mahal banget. Belum sama monitornya lagi.
  • iMac, untuk desainer juga, namun harganya bagi saya masih tergolong masuk akal.
  • Macbook Pro, untuk professional yang mengutamakan portability. Bisa dibawa kemana-mana dan speknya bagus.
  • Macbook Air, untuk orang kantoran yang cuma menggunakan Ms. Office di laptopnya. Ringan dan menurut saya, ringkih.
  • Macbook, ini laptop buat anak kuliahan banget. Kecil, cantik, ringan, canggih, dan kemahalan.

Bingung antara Macbook Pro atau Macbook Air? Selain body tipis, kualitas layar, dan spesifikasi, perbedaan Macbook Pro dan Air tidak terlalu jauh, kok.



#7 Layar Mac Terlihat Lebih Nyaman Dilihat

Ketika nongkrong di kafe bersama teman, ya, seperti hotspotan bareng. Macbook Pro selalu menemani saya. Saya sudah terbiasa mendengar seorang teman yang berkata, “Kok tampilan layarnya bagus, sih? Beda ama laptop gue.”

Layar perangkat dari Apple terkenal bagus dan menyegarkan mata.

Apalagi kini Apple menggunakan teknologi yang mereka sebut ‘Retina Display’. Tampilan layar di seluruh perangkat Apple makin kinclong dan cantik.

Merk lain juga ada yang punya tampilan layar secantik Mac. Salah satunya adalah laptop dari Xiaomi. Kesan pertama saya ketika melihatnya adalah, “Layarnya bagus banget. Material kaca. Ini nih, alternatif laptop saya untuk Windows.”

Namun tidak semua layar komputer Windows secantik layar Mac, ya tahu sendirilah, ada harga ada kualitas. Setiap produsen laptop punya variasi produk yang disesuaikan dengan kantong konsumen.

#8 Integerasi dengan iPhone, iPad, dan Apple Watch

Teknologi Continuity di sistem operasi MacOS yang terbaru, memudahkan para Apple fanboy untuk bekerja.

Ketika saya lupa menyelesaikan membuat e-mail menggunakan Macbook Pro di kantor, saya bisa melanjutkannya nanti ketika makan siang di kafe dengan menggunakan iPhone atau iPad. Sangat membantu.

Selain itu, Macbook Pro bisa di-unlock secara otomatis menggunakan Apple Watch. Mengetik password untuk unlock laptop? Udah ga jaman, men.

Produk laptop Notebook Air dari Xiaomi juga ada fitur ini, lho. Asalkan Anda punya Xiaomi Mi Band, Anda bisa meng-unlock laptop Xiaomi Anda tanpa mengetik password.

Xiaomi memang the best untuk masalah kecanggihan.

#9 Build Quality yang Terbaik

Mac didesain dengan body material aluminum yang kokoh dan berkesan ‘compact’. Apple mendesain kerapihan posisi komponen di dalamnya dengan sangat rapi dan efisien.

Sedangkan Xiaomi Notebook Air tampak memiliki material sekokoh Macbook Air namun ternyata jika Anda melihatnya lebih teliti, Anda pasti berpendapat lain.

Kualitas build quality ini jelas terlihat pada layar dengan permukaan kaca. Berbeda dengan laptop Windows yang pada umumnya, bagi saya seperti sebuah frame foto yang berbahan plastik.

Sebelum membeli sebuah laptop Mac, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Sesuaikan tipe Mac dengan uang yang Anda siapkan. Jangan terlalu memaksakan dengan kredit. Kecuali kepepet, sih.
  • Belilah laptop gaming jika Anda menyukai bermain game PC, jangan membeli Mac. Mac tidak cocok untuk gaming. Beneran.
  • Macbook Air yang tipis tergolong mahal namun cocok untuk yang suka bepergian. Mahal sedikit tapi tidak menyiksa punggung Anda.

Mac memang dikenal dengan durability komponennya yang bagus. Jarang rusak tanpa alasan. Kecuali jika Anda tidak merawatnya dengan baik.

Anda juga punya Mac? Apa kesan Anda selama menggunakan Mac?